May 10, 2012

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal

1 komentar



Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik,kesuksesan dalam karir, kesuksesan dalam belajar, rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri. Kadang kala fikiran-fikiran negativ yang menyebabkan kita enggan untuk memulai sebuah perubahan yang lebih baik. Kadang kala keragu-raguan, kemalasan, ketakutan yang menghuni fikiran dan hati kita lah yang menjadi faktor utama penyebab kegagalan dalam usaha kita. Pola fikir yang selalu yakin dan mempunyai tekad yang kuat serta kesungguhan hati kitalah yang akan menghantarkan kita pada puncak prestasi dan kesuksesan. Selain itu kepribadian juga mempengaruhi posisi kita dalam menjalin hubungan sisial. Oleh karena itu, dukungan dari orang-orang terdekat sangat membantu dalam perubahan pola fikir, kebiasaan, sikap, kepribadian dan hati kita untuk berfikir lebih maju, dan yakin pada usaha yang kita lakukan dengan diiringi percaya, usaha dan berdo’a.

Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru. Namun cara untuk melakukannya memerlukan beberapa tahap, karena manusia tidak bisa merubah dirinya secara menyeluruh dan bersamaan. Oleh karena itu, maka harus berusaha memulai dari hal-hal yang kecil sekalipun, dengan bantuan orang-orang terdekat kia bisa menemukan potensi yang terpendam dalam jati diri kita secara maksimal.
Berikut ada 7 langkah yang membantu kita untuk mencapai potensi hidup yang maksimal dengan beberapa uraiannya:

1.      *Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

2.      *Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.

3.      *Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

4.      *Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

5.      *Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.

6.     *Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.


7.      *Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !

        Langkah-langkah tersebut merupakan beberapa langkah awal yang dapat kita mulai sejak sekarang. Semoga Tuhan selalu menerangi langkah kita, hanya usaha yang dapat kita lakukan, semua ditentukan oleh Tuhan. Berusahalah dan temukan suksesmu melalui usahamu sendiri, maka kelak kebahagiaan, kepuasan dan kebanggaan akan menyelimuti hatimu, dan anda akan mendapat penghargaan yang orang lain tidak memilikinya.