March 23, 2012

MARK ZUCKERBERG (FACEBOOK MAKER)

0 komentar
Jumpa lagi sahabat MOTIVASI, siapa sih yang g tau FACEBOOK?? pastinya tau kan? tapi belum tentu tau Facebook dan tau sejarahnya, nah berikut saya berikan ulasan tentang sejarah Facebook dan penemunya yang ganteng itu loh,,,! xixixixixi! langsung saja yak g usah banyak ngomong... nih dia kusus buat anda! eh satu lagi history ini patut kita ambil hikmahnya sebagai motivasi hidup, terutama yang punya bakat tertentu, ayo kembangkan terus, peluang di depan mata loh!! silahkannnnn :)

Pernah dengar situs jejaring sosial friendster?
    Konon, melalui situs tersebut, banyak orang yang lama tak berjumpa, bisa kembali bersatu, reunian, dan bahkan berjodoh. Situs pertemanan itu beberapa waktu lalu sempat sangat popular. Karena itu, tak heran jika setelah suksesnya friendster, berbagai situs jaringan pertemanan bermunculan. salah satunya adalah Facebook. Facebook ini sebenarnya dibuat sebagai situs jaringan pertemanan terbatas pada kalangan kampus pembuatnya, yakni Mark Zuckerberg. Mahasiswa Harvard University tersebut kala itu mencoba membuat suatu program yang bisa menghubungkan teman-teman satu kampusnya. Karena itulah nama situs yang digagas oleh Mark adalah Facebook. Nama ini ia ambil dari buku Facebook, yaitu buku yang baiasanya berisi daftar anggota komunitas dalam satu kampus. Pada sejumlah college dan sekolah preparatory di AS, buku ini diberikan kepada mahasiswa atau staf fakultas yang baru agar dapat lebih mengenal orang lain di kampus bersangkutan.
    Pada sekitar tahun 2004, Mark yang memang hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan. Pria kelahiran Mei 1984 itu lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Hanya dalam dalam jangka waktu sekitar dua minggu, Facebook telah mampu menjaring dua pertiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap.
     Mendapati Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak seniornya-Bill Gates-memilih drop out untuk menyeriusi situsnya itu. Bersama tiga rekannya Andre McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes-Mark kemudian membuka keanggotaan Facebook untuk umum. Mark ternyata tidak sekadar nekat. Ia punya banyak punya banyak alasan untuk lebih memilih menyeriusi Facebook. Mark dan rekannya berhasil membuat Facebook jadi  jaringan situs pertemanan yang segera melambung namanya, mengikuti trend friendster yang juga berkembang kala itu. Namun, agar punya nilai lebih, Mark pun mengolah Facebook dengan berbagai fitur tambahan. Kelebihan fitur inilah yang membuat Facebook semakin digemari. Bayangkan, ada 9.373 aplikasi yang terbagi dalam 22 kategori yang biasa dipakai untuk menyemarakkan halaman Facebook, mulai chat, game, pesan instan, sampai urusan politik dan berbagai hal lainnya. Hebatnya lagi, sifat keanggotaan situs ini sangat terbuka. jadi, data yang dibuat setiap orang lebih jelas dari pada situs pertemanan lainnya. Hal ini yang membuat orang semakin nyaman dengan Facebook untuk mencari teman, baik yang sudah dikenal maupun mencari kenalan baru di berbagai belahan dunia.
     Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggota terus berkembang pesat. Presentase kenaikannya melebihi seniornya, friendster. Situs itu tercatat sudah dikunjungi 60 juta orang. Bahkan Mark Zuckerberg berani menargetkan pada tahun 2008, angka tersebut akan mencapai 200 juta anggota. Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi 'barang dagangan' yang sangat laku. Tak heran, raksasa software microsoft pun tertarik meminangnya. Kenyataannya untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 240 juta. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook dapat mencapa US$ 15 miliar!
     Tak heran, Mark kemudian dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri. Niat Mark Zuckerberg untuk sekadar 'menyatukan' komunitas kampusnya dalam sebuah jaringan ternyata berdampak besar. Hal tersebut telah mengantarkan Mark Zuckerberg menjadi miliarder termuda dalam sejarah, yaitu 23 tahun. Sungguh, kejelian melihat peluang dan niat baiknya ternyata mampu digabungkan menjadi sebuah nilai tambah yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi kita bahwa niat baik ditambah perjuangan dan ketekunan dalam menggarap peluang akan melahirkan kesempatan yang dapat mengubah hidup semakin berakna.
 

diambil dari: buku "Kumpulan Cerita Motivasi" disusun oleh Daryanto